TIMBUL BENJOLAN MERAH DISERTAI NYERI KETAHUI CIRI-CIRI JERAWAT BATU DI KULIT WAJAH

Pernahkah anda mengalami ketidaknyamanan pada  wajah karena timbul benjolan merah bernanah dan keras yang terasa sakit seperti nyeri ketika tersentuh? Tentu, ketika itu terjadi pada anda sangat mengurangi kebersihan tampilan wajah. Benjolan merah, keras, dan bernanah tersebut seringkali disebut dengan jerawat batu.

Cystic acne nama latin dari jerawat batu adalah salah satu jenis jerawat yang terbentuk karena penyumbatan sel kulit mati yang berada di kulit wajah bagian dalam. Hal tersebut dapat juga dipicu oleh bateri-bakteri yang terperangkap pada pori-pori bagian dalam, kemudian menyebabkan kulit terinfeksi. Kemudian, bakteri yang terinfeksi menyebabkan terjadinya peradangan lanjutan dalam kulit yang dipicu oleh pori-pori yang pecah di bawah kulit. Sehingga, peradangan dapat menyebar ke jaringan kulit yang berada lebih dalam. Ketika hal tersebut terjadi dan terus berlanjut, maka peradangan akan semakin meluas dan muncul jerawat-jerawat baru.

READ  Mengenal Bagaimana Cara Mengobati dan Informasi Umum Hiperpituitarisme

Jerawat ini ditandai dengan munculnya benjolan merah, bernanah, dan rasa sakit nyeri jika tersentuh. Jenis jerawat ini dianggap sebagai jerawat yang sangat menyakitkan dan terparah. Hal lain yang membuat jerawat ini terasa sakit yakni disentuh. Sebisa mungkin jangan dipecahkan juga karena bekas yang ditimbulkan dari jerawat ini sulit hilang dan menimbulkan noda hitam pada kulit wajah. Jerawat  tersebut dapat muncul pada kulit wajah karenakan beberapa hal, seperti:

Penyumbatan pori-pori karena kombinasi zat

Normalnya kulit memproduksi minyak yang disebut dengan sebum. Ketika sebum dan sel-sel kulit mati terperangkap dalam pori-pori memicu timbulnya jerawat pada wajah. Terjadinya jerawat batu yang parah disebabkan oleh mengumpulkan sel-sel kulit mati dan sebum  berukuran lebih besar dari jerawat pada umumnya.

Penyumbatan ada pori-pori sering terjadi pada orang yang membawa gen orang tua yang juga memiliki permasalahan kulit yaitu jerawat, sering beraktivitas dengan jumlah keringat yang banyak dan tingginya kelembapan kulit dapat dengan mudah bakteri berkembang, terjadi kesalahan penggunaan kosmetik yang tidak sesuai dengan kondisi kulit.

READ  Tips Terbaik Dalam Menjaga Kesehatan Kulit Wajah

Ketidakseimbangan hormon

Dilansir dari hellosehat.com, jerawat batu dapat muncul pada wajah dikarenakan ketidakseimbangan hormon.  Pada kondisi tersebut, terjadi peningkatan hormon androgen (hormon seksual) perempuan dan laki-laki, dan produksi sebum dengan rangsangan kelenjar sebaceous (kelenjar minyak). Ketika kadar hormon androgen tinggi, sebum yang dihasilkan lebih banyak dan kelenjar sebaceous bekerja lebih aktif. Hal tersebut mengakibatkan mudah timbul jerawat di wajah.

 

 

Sumber gambar: hellosehat.com

 

 

 

 

 

 

 

Ketidakseimbangan hormon sering terjadi pada perempuan ketika menjelang menstruasi, ibu hamil, perempuan yang menjelang masa menopause, dan perempuan yang menderita syndrom ovarium polikistik atau gangguan hormon, dan anak laki-laki yang sedang dalam masa pubertas.

READ  MENGENAL TATA CARA MENGOBATI HERPES GENITAL

Ciri-ciri jerawat batu pada kulit wajah

  1. Jerawat ini memiliki bentuk yang lebih besar, timbul warna kemerahan.
  2. Benjolan terasa keras, padat, dan seringkali terasa sakit atau nyeri ketika tersentuh.
  3. Muncul benjolan yang tidak terdapat komedo putih (whiteheads) yang terangkat.
  4. Terdapat nanah di dalam benjolan yang akan keluar ketika jerawat matang lalu pecah.
  5. Selintas, jerawat ini tampak seperti bisul karena ukurannya besar.
  6. Seringkali meninggalkan bekas jerawat pada kulit wajah setelah terjadi peradangan.

Itulah ciri-ciri jerawat batu yang terjadi pada kulit wajah. Ketika ciri-ciri tersebut mulai terlihat, segera lakukan penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan dampak yang fatal pada kulit wajahmu. Jika kulit wajah bermasalah karena jerawat  tersebut  dapat menyebabkan bekasnya sulit hilang, tentu akan mengganggu menampilan wajah anda.